Sekretariat FTP INDONESIA
Jl. raya Penggilingan, Kp. Pisangan RT.005/011 no. 07 Kel. Penggilingan Kec. Cakung Jakarta Timur - jakarta 13940 

email: ftp.indonesia@yahoo.com

 

Berita dan Informasi

BIMTEK SERTIFIKASI JASA USAHA PERJALANAN WISATA BERBASIS STANDAR USAHA PERJALANAN WISATA
Tanggal Posting : Rabu, 25 November 2015 | 16:02
Pengirim : resume oleh Hasbi Mauriza - dibaca 702 kali

Interpretasi, Penerapan, Dokumentasi, dan Audit


*) materi presentasi Sucofindo & LSU Sahid dalam acara Anniversary-2 FTP Indonesia

LATAR BELAKANG

Tantangan global yang dihadapi dunia tidak dapat dihindari baik dari sektor pemerintah maupun swasta, mau tidak mau semua pihak dituntut untuk mempersiapkan diri untuk mampu bertahan (survive) dalam menghadapi kondisi tersebut. Seiring dengan globalisasi ini, standardisasi manajemen telah menjadi isu utama lebih khusus lagi standardisasi tentang Jasa Usaha Perjalanan Wisata

 

Perkembangan ekonomi telah mampu mengubah gaya hidup masyarakat. Berbagai macam kebutuhan bagi masyarakat semakin meningkat, salah satunya adalah kebutuhan akan berwisata. Sebagian dari mereka tidak memikirkan berapa banyak uang yang akan mereka keluarkan demi mendapatkan kepuasan dalam melakukan perjalanan wisata tersebut.  Banyak sekali wisatawan tak mau repot merencanakan liburan. Sehingga mereka menyerahkan untuk menyusun liburan kepada sebuah jasa perjalanan wisata.Mulai dari penginapan atau jasa akomodasi hingga ke hidangan yang tersaji di piring mereka. Semua itu merupakan cakupan dalam industri yang bergerak dalam bidang pelayanan jasa perjalanan pariwisata.

 

Jasa perjalanan wisata semakin lama kian berkembang pesat menjadikan persaingan di industri jasa kian kompetitif. Jasa perjalanan wisata yang merupakan multi industri menjadi komoditi yang menjanjikan. Tak heran banyak agen perjalanan yang berlomba-lomba menggaet konsumennya dengan menawarkan paket wisata dengan harga yang relatif terjangkau.

 

Selain itu dengan meningkatnya potensi pariwisata di Indonesia, tentunya harus diiringi juga dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung perjalanan wisata tersebut. Pengharapan yang besar dari konsumen, pergerakan masyarakat yang dinamis, dan potensi wisata yang tersedia menjadi tantangan tersendiri serta kompetisi bagi mereka yang terlibat dalam usaha ini. Untuk menjawab harapan konsumen yang besar, para pelaku usaha di bidang tersebut “dipaksa” untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi konsumennya. Seberapa baik pelayanan, pengelolaan, dan juga tingkat keamanan yang mampu diberikan oleh para pelaku usaha dalam menyediakan jasa perjalanan wisata tentunya harus didasari dengan adanya standar guna mewujudkan apa yang diharapkan pelanggan.

 

Upaya pemerintah dalam mendukung perkembangan pariwisata Indonesia, diwujudkan dalam bentuk Peraturan Menteri Pariwisatan dan Ekonomi Kreatif No 7 tahun 2014 sebagai standar usaha di bidang pariwisata yang wajib dilaksanakan oleh setiap pelaku usaha pariwisata secara umum. Secara lebih spesifik, pemerintah telah menetapkan aspek-aspek yang perlu diperhatikan oleh pelaku usaha yang terlibat dalam industri ini dalam Standar Usaha Jasa Perjalananan Wisata (Permenparekraf No 4 tahun 2014). Tujuannya semata-mata untuk memberikan jaminan pelayanan perjalanan wisata, baik bagi konsumen dan juga bagi pelaku usaha itu sendiri.

 

Oleh karena itu, BIMTEK “Sertifikasi Usaha Jasa Perjalanan Wisata Berbasis Standar Usaha Perjalanan Usaha” yang dinamai juga sebagai “FAST TRACK PROGRAM SERTIFIKASI USAHA BPW-APW” ini sangat membantu peserta untuk lebih memahami dan meningkatkan efektifitas penerapan Sistem Manajemen mutu perusahaan terkait penerapan ketentuan Pemerintah berdasarkan PP no. 52 tahun 2012 tentang Sertifikasi Usaha di bidang Pariwisata dan Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 4 Tahun 2014.

MATERI BIMTEK

Pemahaman Standar Usaha  BPW/APW  mencakup:

  1.  
    1. Konsep Standar BPW/APW
    2.  Pemahaman Standar BPW/APW
    3. Persiapan dokumentasi terkait BPW/APW
    4. Penilaian Mandiri
    5. Diskusi 

MANFAAT BIMTEK

1.        Memahami persyaratan-persyaratan standar usaha jasa perjalanan wisata.

2.        Mengerti dan mampu menerapkan standar usaha jasa perjalanan wisata Perusahaan khususnya yang terkait dengan dokumentasi dan pengendaliannya.

3.        Mampu melakukan audit internal / self assessment berdasarkan standar usaha jasa perjalanan wisata.

4.        Mampu menyiapkan kesesuaian dokumentasi sesuai persyaratan Standar Usaha BPW/APW.

SASARAN PESERTA:

1.        Pimpinan/Pengelola BPW/APW

2.        Supervisor

METODE BIMTEK:

1.    Presentasi

2.    Diskusi

3.    Study Kasus

 

 

Baca Juga
 

Our Partner
ELAF Travel ELAF Travel
Royal Brunei Royal Brunei
Visitor
Flag Counter
 
Copyright © 2015 ftpindonesia.com All Rights Reserved
Web Development by YOGYAweb.com